Saturday, July 13, 2013

Mengenal CrossUI Software Programming All Flatform





CrossUI (www.crossui.com) adalah pilihan baru pengembangan software masa depan. Dengan konsep "Develop once, deploy anywhere", cukup tulis aplikasi dengan HTML5, CSS3 dan JavaScript, Anda dapat memproduksi aplikasi yang dapat berjalan di Browser, Windows, Linux, MacOSX, Android, Blackberry, iOS (iPad dan iPhone), Bada, dan lain-lain


Aplikasi Desktop dan Mobile

Aplikasi-aplikasi canggih dulu hanya berjalan di PC/Desktop saja, sementara mobile device seperti handphone dan smartphone hanya bisa menjalankan aplikasi-aplikasi sederhana. Mobile device tidak dapat menjalankan aplikasi yang kompleks karena keterbatasan sumber daya seperti CPU dan memory yang tidak mampu memproses banyak perintah dan menyimpan data-data yang besar.

Namun perkembangan teknologi mobile sangat pesat, sehingga kemampuannya pun bahkan banyak yang sudah melampaui teknologi PC/Desktop. Processor yang digunakan mobile juga sangat tinggi, demikian juga memori yang digunakan mobile sangat besar. Pertemuan teknologi desktop dan mobile ini menjadi sangat tipis perbedaannya setelah kemunculan tablet. Tablet dapat melakukan tugas-tugas berat seperti yang dapat dilakukan di dekstop.

Pembuatan aplikasi untuk desktop dan mobile juga berbeda, sehingga developer software harus membangun ulang aplikasinya jika ingin berjalan di desktop dan mobile. Sangat sedikit pemrograman yang bisa mendukung keduanya, sekalipun menggunakan bahasa pemrograman yang sama, tetapi GUI (Graphical User Interface) antara dekstop dan mobile juga berbeda, sehingga source code (kode sumber) yang digunakan pun tidak sama.

Web Platform Mempertemukan Mereka!

Teknologi web adalah platform yang dapat dijalankan di berbagai alat termasuk desktop dan mobile. Hampir semua website dapat dibuka di browser dekstop maupun browser mobile, bahkan untuk browser di handphone symbian yang sudah lama dan ditinggalkan.

Banyak teknologi yang digunakan web platform seperti HTML, CSS, JavaScript, PHP, Perl, dan sebagainya. Kemunculan versi baru HTML5, CSS3 dan JavaScript yang benar-benar dapat mempersatukan desktop dan mobile. Website yang dibangun dengan ketiga teknologi itu dapat dibuka dengan browser dekstop dan mobile.
CrossUI Membuat Semua Itu Menjadi Mudah

CrossUI adalah sebuah RAD (Rapid Application Development), yaitu sebuah paket aplikasi pengembangan perangkat lunak (software) yang lengkap dan dapat menghasilkan aplikasi lintas platform (cross platform).

CrossUI menggunakan teknologi web yang digabungkan dengan teknologi desktop dan mobile dalam satu kesatuan. Aplikasi yang dihasilkan CrossUI dapat dijalankan di berbagai OS (Operating System) seperti untuk dekstop (Windows 32bit, Linux 32bit, Linux 64bit dan MacOS 32bit), dan untuk mobile (Android,iOS -- iPad dan iPhone --, BlackBerry dan Windows Phone), dan juga dapat dijalankan langsung dari web browser.

CrossUI menggunakan HTML5, CSS3 dan JavaScript yang digabungkan dengan tool pihak ketiga, yaitu :
Node-webkit (https://github.com/rogerwang/node-webkit), yaitu tool untuk mengkonversi aplikasi web menjadi aplikasi desktop menggunakan Node.js (www.nodejs.org) dan browser engine webkit (www.webkit.org), yaitu engine browser yang dipakai oleh Google Chrome dan Safari.
PhoneGap yaitu teknologi yang dapat mengkonversi aplikasi web menjadi aplikasi mobile. Tool ini dibuat oleh Apache dan diadopsi oleh Adobe Corporation.

Tetapi Anda tidak perlu khawatir harus mempelajari semua teknologi pihak ketiga itu, karena CrossUI sudah membuatnya mudah dan terintegrasi dalam satu aplikasi yaitu CrossUI.

Dalam CrossUI disediakan :
GUI (Graphical User Interface) designer, yaitu fasilitas untuk mendesain tampilan grafis dari sebuah aplikasi secara visual.
Debugger, yaitu fasilitas untuk menelusuri proses dan juga kesalahan dari aplikasi yang kita buat.
Deployment, yaitu fasilitas untuk memproduksi hasil akhir dari aplikasi yang kita buat. CrossUI dapat menghasilkan aplikasi yang bisa berjalan di web, Windows, Linux, MacOS, dan juga plaform mobile seperti Android, iOS (iPad dan iPhone), BlackBerry dan Windows Phone.

CrossUI dirilis dalam dua versi, yaitu versi online dan versi desktop. Versi desktop dihubungkan dengan fitur-fitur canggih seperti manajemen dokumen, pemaketan, distribusi (deployment), dan lain-lain.

Agar dapat mencoba latihan-latihan ini, Anda harus mengunduh CrossUI versi desktop darihttp://www.crossui.com/download.html.

Jika Anda tidak mau mengunduhnya, Anda dapat menuju ke http://www.crossui.com/RAD/Builder.html, dan mencoba latihan secara online.


sumber : http://crossui.blogspot.com/2013/07/mengenal-crossui.html

1 comment:

  1. crossui Dekstop setelah di instal minta License Code,... ada yang punya ramuannya?

    ReplyDelete